Yuari_Official Website

Ayo kawan, berbagi untuk negeri… ^_^

Kesungguhan Mewujudkan Mimpi

Tugas kita adalah berusaha dan berdo'a....

Tugas kita adalah berusaha dan berdo'a....

Saya senang melihat batu bata/batu kali mulai ditata untuk membuat dinding dan pondasi. Tahap ini adalah tahap yang sakral. Menata batu bata untuk mendirikan dinding menyatakan suatu keseriusan untuk mewujudkan sebuah rumah. Suatu tindakan dari yang semula berupa rancangan atau mimpi-mimpi di atas kertas menjadi sesuatu yang nyata.

Mimpi menyediakan ‘ruang yang sangat luas’ bagi kita untuk bermain di dalamnya dan merancang cita-cita. Tetapi ketika kita mendirikan ‘dinding’, maka saat itu juga kita akan tahu bahwa mimpi kita mulai dibatasi. ‘Ruang bermain’ tempat kita merancang cita-cita yang semula tampak luas pelan-pelan tereduksi. Pandangan dan gerak kita menjadi tidak seluas semula.

Mimpi adalah suatu nilai penting dalam hidup manusia. Melalui mimpi manusia memiliki harapan. Tetapi sekali lagi, mendirikan ‘dinding’ adalah wujud sikap serius dan tanggung jawab agar manusia tidak hanya hidup di dalam mimpi. Dinding adalah konsekuensi untuk terwujudnya rumah; tempat manusia menetap dan menjadikan mimpi lebih nyata dan berguna.

“Impian adalah harapan-harapan yang membalut ketertarikan kita atas sesuatu….”

Baca lebih lanjut

6 Februari 2012 Posted by | Fikih Prioritas, Hadist, Iptek, Kisah Inspirasiku, Tulisanku, Uncategorized | , , , , , | Tinggalkan komentar