Yuari_Official Website

Ayo kawan, berbagi untuk negeri… ^_^

Kesungguhan Mewujudkan Mimpi

Tugas kita adalah berusaha dan berdo'a....

Tugas kita adalah berusaha dan berdo'a....

Saya senang melihat batu bata/batu kali mulai ditata untuk membuat dinding dan pondasi. Tahap ini adalah tahap yang sakral. Menata batu bata untuk mendirikan dinding menyatakan suatu keseriusan untuk mewujudkan sebuah rumah. Suatu tindakan dari yang semula berupa rancangan atau mimpi-mimpi di atas kertas menjadi sesuatu yang nyata.

Mimpi menyediakan ‘ruang yang sangat luas’ bagi kita untuk bermain di dalamnya dan merancang cita-cita. Tetapi ketika kita mendirikan ‘dinding’, maka saat itu juga kita akan tahu bahwa mimpi kita mulai dibatasi. ‘Ruang bermain’ tempat kita merancang cita-cita yang semula tampak luas pelan-pelan tereduksi. Pandangan dan gerak kita menjadi tidak seluas semula.

Mimpi adalah suatu nilai penting dalam hidup manusia. Melalui mimpi manusia memiliki harapan. Tetapi sekali lagi, mendirikan ‘dinding’ adalah wujud sikap serius dan tanggung jawab agar manusia tidak hanya hidup di dalam mimpi. Dinding adalah konsekuensi untuk terwujudnya rumah; tempat manusia menetap dan menjadikan mimpi lebih nyata dan berguna.

“Impian adalah harapan-harapan yang membalut ketertarikan kita atas sesuatu….”

Mimpi dan Kenyataan

Apabila hari ini ada mimpi/harapan yang tidak sesuai dengan kenyataan, apa yang  akan kita lakukan? pasrah ? atau ingin mencoba meraihnya kembali? Saya pribadi akan mengambil pilihan yang kedua, berusaha berjuang kembali….hingga kondisi tak lagi memungkinkan, karena saya meyakini betul bahwa “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa apa yang pada diri mereka ” QS 13:11. Allah akan mengubah nasib ketika kita berusaha maksimal untuk mewujudkan keinginan kita. Berusaha mengubah hal yang tidak mungkin menjadi mungkin. karena rizki dan pertolongan Allah datang dari tempat yang tidak kita duga-duga. akan tetapi saya mempelajari kisah hidup banyak orang sukses. Mereka terus berusaha dan banyak diantara mereka yang mengalami kegagalan terus menerus.

Buku outliers: rahasia di balik sukses yang ditulis oleh Malcolm Gladwell sangat mengubah cara pandang saya tentang kesuksesan. Di buku tersebut diceritakan tentang daftar 75 orang terkaya dalam sejarah manusia. Di dalam daftar tersebut ditemukan empat belas orang Amerika yang lahir di tahun 1831 sampai 1840. Demikian juga orang yang menjadi kaya karena komputer. Mereka lahir di era yang hampir bersamaan. Ada satu hal yang tidak bisa diatur oleh manusia untuk mewujudkan apa yang mereka mimpikan. Beberapa penulis mengatakan ada kuasa alam semesta dan saya menyebutnya sebagai kuasa TUHAN/takdir.

Agung Nugroho Susanto awalnya berbisnis pakaian dan berdagang telepon seluler. Tetapi kedua usahanya ini gagal. Lalu dia mencoba berbisnis laundry kiloan. Awalnya dia tidak mendapatkan untung. Tetapi ketika dia mulai mewaralabakan usahanya, dia pun mendapatkan keuntungan besar.

Ada usaha yang dia lakukan sebelumnya, yang mengalami kegagalan. Dia juga berjuang di usahanya yang baru. Saat itu laundry masih tidak terlalu banyak sehingga dia mendapatkan ”moment” tersebut yang akhirnya membuatnya mewujudkan mimpinya. Seandainya dia memulai bisnis laundrynya saat ini, pastilah akan sangat sulit berkembang seperti sekarang ini.

Ada moment yang pas ketika Agung masuk ke binis ini dan istilah saya moment tersebut ada karena takdir. Ya, karena Allah mengijinkan. Ketika sebuah pintu ditutup, Allah akan membuka pintu yang lainnya. Kita perlu mencoba membuka pintu yang sudah disediakan oleh Allah.

Ada yang perlu berjuang bertahun-tahun masih belum berhasil tetapi ada juga yang baru sebentar saja sudah berhasil. Usaha yang sama, perjuangan yang sama, metode pun sama tetapi hasilnya bisa berbeda. Karena ada kuasa diluar kuasa manusia yang menentukan itu semua yaitu kuasa TUHAN. Apakah yang Allah inginkan untuk kita lakukan? Benarkah mimpi yang sudah kita tulis ini merupakan kehendak Allah? Apakah benar Allah menghendaki kita memiliki mimpi tersebut?

Sekali lagi, berdo’a-berusaha sekuat tenaga menjadi tugas kita….sebagai mana saya juga telah mengalami pasang-surut dalam bisnis dan karier…..

🙂

terus semangat ya…

Iklan

6 Februari 2012 - Posted by | Fikih Prioritas, Hadist, Iptek, Kisah Inspirasiku, Tulisanku, Uncategorized | , , , , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: