Yuari_Official Website

Ayo kawan, berbagi untuk negeri… ^_^

Inspirasi Kehidupan ; Mbak Yuli, Salah satu tokoh yang mempengaruhi

Inspirasi kehidupan

Setiap  orang tentu punya tokoh panutan. Tidak jarang  tokoh panutan itu dijadikan contoh atau inspirasi bagi seseorang dalam menjalani hidupnya. Baik dari zaman kenabian hingga zaman modern seperti sekarang ini, tokoh-tokoh itu datang silih berganti.

Tulisan ini khusus saya dedikasikan buat mbak Yuli, karena beliau masuk dalam daftar 10 orang tokoh yang sedikit banyak mempengaruhi kehidupan saya setelah Anis Matta. Perempuan asal Bonjonegoro ini cukup banyak mempengaruhi kehidupan saya diera tahun 2003/2004, terutama dalam hal riayah dan tarqiyah SDM/kader, strategi politik, dakwah fardiyah  dengan berbagai atributnya dan juga sikap luwes dengan siapapun. Selain itu mbak yuli pandai menyembunyikan masalah pribadinya, dan terus menyemangati serta membimbing junior-juniornya. Walaupun sebenarnya agak rapuh.

Hal lain yang menginspirasi saya adalah totalitasnya terhadap amanah, tidak mudah putus asa, visioner, tegas-trengginas,  semangatnya dan sifat sangat pedulinya terhadap kader. Tapi sifat baik yang tidak saya adopsi sepenuhnya adalah sifat “Lilin”nya. Ia memberi cahaya, tapi membakar dirinya hingga habis dan lilin itupun tak bisa memberikan cahaya lagi. Saya mencoba menyiasati sifat lilinnya ini dengan sumber cahaya dan energi berbeda, sehingga bermanfaat untuk diri sendiri dan orang lain, seperti matahari.

Semoga kumpulan kata-kata yang berserakan ini mampu menyemangatimu kembali, menggalang asa yang pernah kita diskusikan dalam rapat-rapat kecil, di hari-hari yang panjang di era 2003/2004. Bersama yang lain kita sedang membangun istana, dengan peran berbeda dan terus bergerak dikedalaman peradaban. Ketika takdir itu datang, kita harus siap dan mempersiapkan diri dengan berbagai ilmu dan pengalaman.

Jika suatu saat nanti energi itu hilang lagi, baca kembali tulisan ini. Sama sepertiku yang terus mengenang mimpi-mimpi itu, merawatnya, menjagannya, dan mulai membangunya, serta mewariskan mimpi-mimpi itu pada generasi-generasi baru.

Akhirnya aku ingin berbagi puisi ini dan semoga menginspirasi….

Saudaraku, kau tahu bencana datang lagi

Porak lagi negeri ini

Hilang sudah selera orang-orang untuk mengharap

Sementara jiwa-jiwa nelangsa itu

Sudah berbaris-baris memanggil-manggil

Keluarlah-keluarlah saudaraku

Dari nikmat kesendirianmu

Satukan kembali hati-hati yang berserakan ini

Kumpulkanlah kembali tenaga-tenaga yang tersisa

Pimpinlah dengan cahayamu kafilah nurani yang terlatih

Di tengah badai gurun kehidupan

Keluarlah keluarlah saudaraku

Berdirilah tegap di ujung jalan itu

Sebentar lagi sejarah kan lewat

Mencari aktor baru untuk drama kebenarannya

Sambut saja dia

Engkaulah yang ia cari

(Puisi karya M. Anis Matta, Hidayatullah_edisi Juli 2003)

Iklan

7 Maret 2011 - Posted by | Kisah Inspirasiku, Mutiara Kata, Tulisanku

2 Komentar »

  1. menginspirasi gmn?? ah kyknya terlalu hiperbolis hrs dituliskan sperti itu..menurt sy yg menginspirasi adalh org yg berada bnr di dekat kita..istri, suami, ortu….

    Komentar oleh rina | 9 Maret 2011

  2. pertama, terima kasih atas komentarnya.
    Kedua, Sesuai dgn isi tulisan saya, mbak yuli masuk kedalam daftar 10 besar. itu artinya masih ada 9 orang lain diatasnya.(Daftar Teratas adalah para Nabi dan sahabat,setelah itu beberapa tokoh di abad pertengahan,ada istri, orang tua, dan tokoh kontemporer…dll ):)
    Ketiga, kalaupun ada pembaca yg mengenal mbak yuli (boleh jadi namanya sama, tapi orangnya beda. Soalnya mbak yuli yg saya kenal ada 3 orang, tp yg saya maksud dalam tulisan itu adalah akt99 fapet, bkn01 ataupun dari fakultas lain). Boleh jadi salah orang.
    Keempat, Nah kalau masalah seseorang mau terinspirasi kepada siapapun itu boleh2 saja dan tak ada aturannya…tak harus ke si A ataupun si B dan tak dibatasi jumlahnya (mau 1 ato 1000 ga masalah) karena setiap orang punya latar belakang dan cara pandang berbeda dalam menyikapi karakter zaman.

    terimakasih telah mampir diblog saya 🙂

    Komentar oleh yuari | 9 Maret 2011


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: