Yuari_Official Website

Ayo kawan, berbagi untuk negeri… ^_^

Puasa Ramadhan , Fidyah bagi Wanita Nifas / Haid dan Tata Cara Pembayarannya

Ada sebuah diskusi menari di eramuslim.com……

—————————————-

Assalamualaikum wr. wb.

Ustadz yang saya hormati, saya memiliki beberapa pertanyaan, di antaranya:

1. Jika seorang wanita tengah menjalani masa nifas, maka cukupkah hanya membayar fidyah untuk mengganti puasa Ramadhan yang ia tinggalkan atau ia harus meng-qodonya di lain hari?

2. Bagaimana ukuran membayar fidyah? Apabila ia sedang tinggal di luar Indonesia sedangkan membayarnya di indonesia, hitungan beras manakah yang dipakai?

3. Sampai kapan batas pembayaran fidyah?

Sekian pertanyaan saya, sebelumnya saya ucapkan terimakasih atas perhatian dan jawaban ustadz.

Wassalamualaikum,

Dinda


<!–
makeRainbow(“Jawaban :”);
// –>
Jawaban :

Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wa barakatuh
Al-hamdulillah, wash-shalatu wassalamu ‘ala rasulillah, wa ba’du

Seorang wanita yang mengalami nifas di bulan Ramadhan, diharamkan berpuasa. Sebagaimana juga wanita yang sedang mendapatkan haidh. Untuk puasa yang ditinggalkannya itu, dia diwajibkan menggantinya dengan berpuasa di hari lain setelah usai Ramadhan. Bukan dengan membayar fidyah, tapi mengganti dengan berpuasa juga. Istilahnya adalah qadha’.

Masa yang disediakan untuk melakukan penggantian atau qadha’ terbentang sejak tanggal 2 Syawwal hingga tanggal 29 atau 30 Sya’ban tahun berikutnya. Sebelas bulan penuh, yaitu di hari-hari dimana seorang wanita sedang dalam keadaan suci, lepas dari haidh atau nifas. Bahkan dibolehkan untuk menggantinya secara satu per satu, tidak harus berurutan. Yang penting jumlah harinya sama dengan jumlah hari yang ditinggalkan.

Fidyah

Sedangkan tentang fidyah, merupakan tebusan bagi orang yang meninggalkan puasa karena berat atau tidak mampu lagi melakukannya. Misalnya karena sudah tua renta yang tidak memungkinkan baginya untuk berpuasa di bulan Ramadhan atau menggantinya di luar Ramadhan. Untuk mereka, Allah SWT telah menetapkan bayar fidyah saja sebagai ganti puasa.

Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya membayar fidyah, memberi makan seorang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. (QS Al-Baqarah: 184)

Para ulama kemudian meluaskan cakupan orang-orang yang termasuk kategori yang tidak mampu berpuasa, misalnya untuk orang yang sakit dan tidak ada harapan lagi untuk kesembuhannya, sedangkan sakitnya itu membuat yang bersangkutan tidak mampu berpuasa. Demikian juga dengan wanita hamil dan menyusui, mereka termasuk orang yang dibenarkan meninggalkan puasa dan menggantinya hanya dengan membayar fidyah saja.

Namun para ulama berbeda pendapat dalam masalah ini. Sebagian ulama menyatakan bahwa bila wanita itu tidak puasa karena mengkhawatirkan bayinya, maka hukumnya seperti seorang yang tidak mampu puasa. Jadi boleh atasnya tidak puasa dan cukup dengan membayar fidyah saja. Namun bila tidak puasa karena mengkhawatirkan dirinya sendiri, maka tidak termasuk kategori orang yang tidak mampu, melainkan dimasukkan ke dalam kategori orang yang sakit. Sehingga dia boleh tidak puasa, namun wajib mengqadha’ puasanya di hari lain, tanpa ada kewajiban untuk membayar fidyah.

Adapun bila wanita itu mengkhawatiri dirinya sendiri dan juga bayinya, maka boleh tidak puasa dengan kewajiban membayar fidyah dan juga mengganti puasa qadha’.

Nilai Fidyah

Adapun nilai fidyah, sebagian ulama seperti Imam As-Syafi`i dan Imam Malik menetapkan bahwa ukuran fidyah yang harus dibayarkan kepada setiap satu orang fakir miskin adalah satu mud gandum sesuai dengan ukuran mud Nabi SAW.

Sebagian lagi seperti Abu Hanifah mengatakan dua mud gandum dengan ukuran mud Rasulullah SAW atau setara dengan setengah sha` kurma/tepung atau setara dengan memberi makan siang dan makan malam hingga kenyang. Di dalam judul Jadwal Al-Maqayis pada kitab Al-Fiqhul Islami wa Adillatuhu jilid 1 halaman 143, karya Dr. Wahbah Az-Zuhayli, disebutkan bahwa ukuran satu mud itu setara dengan 675 gram. Atau setara juga dengan 0,677 liter. Sedangkan ukuran satu sha’ adalah 2751 gram.

Tentu saja ukuran ini harus disesuaikan dengan kelaziman yang ada di suatu negara. Demikian juga jenis makanan yang dijadikan fidyah, perlu disesuaikan dengan makanan tempat dimana orang-orang akan menerimanya. Kalau membayar fidyah di Indonesia, maka berilah makanan untuk orang Indonesia, sebab kalau diberi makanan asing, bisa jadi malah tidak termakan.

Batas Pembayaran Fidyah

Kewajiban membayar fidyah harus dibayarkan sebelum masuk bulan Ramadhan tahun berikutnya. Tapi bila sampai Ramadhan tahun berikutnya belum dibayarkan juga, maka sebagian ulama mengatakan bahwa fidyah itu menjadi berlipat. Artinya harus dibayarkan dua kali, satu untuk tahun lalu dan satu lagi untuk tahun ini. Demikian pendapat Imam As-Syafi`i. Menurut beliau kewajiban membayar fidyah itu adalah hak maliyah (harta) bagi orang miskin. Jadi jumlahnya akan terus bertambah selama belum dibayarkan.

Namun ulama lain tidak sependapat dengan pendapat As-Syafi`i ini. Seperti Abu Hanifah, beliau mengatakan bahwa fidyah itu cukup dibayarkan sekali saja meski telat dalam membayarnya.

Wallahu a’lam bish-shawab, Wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wa barakatuh.

About these ads

1 September 2008 - Posted by | Mutiara Kata, Uncategorized

34 Komentar »

  1. Ustadz Makasih atas penjelasan tentang hukum n tata cara pembyrn fidyah dan mungkin akn lebih jelas lagi bila jumlahnya di konversikan dg nilai rupiah krn menurut saya orang jaman sekarang lebih mencari mudahnya hanya dengan membayar uang saja

    Komentar oleh M. Nuril Anwar | 17 September 2008

  2. Assalamualaikum Wr.Wb.
    Pada saat pembayaran fidyah apakah bisa kita cicil, karena pada saat uang yang dimiliki tidak mencukupi,
    Terimakasih
    Wassalam

    Komentar oleh Siti Romlah | 24 Februari 2009

  3. bisa saja kalo dicicil….

    Komentar oleh yuari | 3 Maret 2009

  4. ALHAMDULILLAH,MOHON IJIN APA BOLEH DI LINK ?

    Komentar oleh DANIEL | 10 Juli 2009

  5. Assalamu’alaikum..
    Ustad mksi atas keterangannya..
    Ustad,bgaimana jika puasa yg telat d ganti,maksudnya blum lunas smpai blan Ramadhan berikutnya, apa sm dngan fdyah..

    Komentar oleh Putri | 20 Juli 2009

  6. mas/mbak saya mau tanyak cara perhitungan uang nya tu bagaimana

    Komentar oleh wulandari | 14 September 2009

  7. ingin bertanya… .bagaimana kalu yang membayarkan fidyah itu adalah anaknya. atau dengan kata lain ibu yang sudah tua dan sakit sehingga tidak mampu lagi untuk berpuasa, dan yang membayarkan fidyahnya adalah anaknya dan dengan harta dari anaknya itu sendiri. sedangkan sang ibu masih mempunyai suami yang masih mampu untuk membayarkan fidyah istrinya. intinya adalah apakah boleh sang anak membayarkan fidyah untuk ibunya? sukron…..

    Komentar oleh okwan | 11 April 2010

  8. setahu saya pembayaran fidyah tdk blh diganti dgn uang tp hrs dengan lsg memberi mkn kepd org2 miskin..sebagaimana firman Allah..Fidhyatan tho’amu miskiin”membayar fidyah dengan memberi makan pada orang miskin”..lbh lengkpnya lht Qs.Al baqarah:184

    Komentar oleh afri | 18 Juli 2010

  9. Assalamu’alaikum Pak Ustad
    Ada beberapa hal yg mau saya tanyakan tentang pembayaran fidiyah
    Di tahun kemarin saya tidak biasa puasa karena hamil tua, di tahun berikutnya sy jg tidak bisa puasa lagi karena saya sedang menyusui, padahal saya belum sama sekali mengqadha’ puasa yg dulu pernah saya tinggalkan. Ditahun inipun sy jg blm bisa mengqadha puasa karena masih menyusui.
    Yang saya tanyakan,
    1. Bagaimanakah cara pembayaran puasa yg pernah sy tinggalkan cukupkah dg mengqadha’nya atau dengan pembayaran fidyah?
    2. Sementara saya adalah org krang mampu, apakah bisa sy hanya membayarnya dengan mengqadha’ saja?
    Sekian pertanyaan saya, sebelumnya sy ucapkan terima kasih atas perhatian dan jawaban pak ustad.
    Wassalamu’alaikum
    Laeli

    Komentar oleh Laeli Widodo | 16 Agustus 2010

  10. Salam.
    Bisa tidak saya di kirim e-mail dari situs ini.

    Komentar oleh zainuddin | 1 September 2010

  11. assalamualaikum wr.wb..
    pak ustad maaf..
    bagaimana jika seseorang tidak meng’Qadha puasanya karena dia salah memahami hukum islam…

    …???
    lalu bagaimana tata cara pembayarannya bila seperti itu kejadiannya?????//

    Komentar oleh Diana | 4 September 2010

  12. Asalamau’alakum wr wb

    Pak Ustad saya mau tanya ? pada malam hari saya bersetubuh dengan istri saya lalu saya bangun ketika shalat Subuh jadi saya tidak bisa sahur, lalu saya mandi besar dan berpuasa. trus gimana puasa saya tadi batal atau tidak?
    terima kasih sebelumnya

    Wasalamu’alaikum wr wr

    Komentar oleh NANO | 5 September 2010

  13. Assalamualaikum wr.wb.
    Pak ustad, saya mau tanya saya mau membayar fidyah selama 20 hari saya tidak puasa karena nifas, apakah total pembayaran fidyah itu boleh dibayarkan pada 1 orang miskin saja, atau dibagi ke 20 orang miskin?

    Terima kasih.

    Wasalamu’alaikum wr wr

    Komentar oleh lia | 24 September 2010

  14. Assalamu’alaikum..

    Pak Ustadz,maaf pertanyaan sy sama dengan beberapa pertanyaan sebelumnya tapi sy tdk menemukan message jawaban bapak.
    1. Bagaimana menghitung fidyahnya?
    2. Bolehkah fidyah dibayarkan oleh anak?
    Karna saat ini kondisi ibu sy sdg tdk sadarkan diri akibat trauma kepala sejak tgl 16 agustus 2010 s.d hari ini (30 sept 2010). Oh ya,ibu sy 57th.
    Terima kasih atas penjelasannya Pak Ustadz.

    Wassalaamu’alakum…

    Komentar oleh mida | 30 September 2010

  15. Assalammualaikum wr.wb
    Pak Ustad, ramadhan kemaren saya tidak ikut puasa, karena saya melahirkan 2 hari sebelum puasa. dan saya 1 bulan itu ndak ikut puasa karena nifas. gimana saya menggantikan puasa itu Pak Ustad. sekarang saya masih aktif memberi asi pada anak saya!
    Mohon penjelasannya Pak Ustad!

    Komentar oleh kurniawati | 6 April 2011

  16. Tahun pertama saya tidak ikut puasa karena dalam kondisi hamil muda dan sakit tahun berikutny saya tidak ikt puasa juga karena menyusui sedangkan saya belm membayar fidyah atau mengqodhonya…bagaimana hukumny pa ustadz?apakah saya harus membayarnya berlipat ganda?…mohon penjelasanya..Terima kasih!

    Komentar oleh Puput | 24 Mei 2011

  17. Assalammualaikum wr.wb
    pak ustad, saya mau nnya. tapi nggk tau dmn letak kolom pertannyaan. saya langsung tanya d sini saja ya.
    1. saya ingin mmbayar puasa dgn meng-qada-nya, tapi saya lupa berapa hari puasa yg saya tinggalkan. gimana ya ustad cara membayarnya? apa saya perkirakan saja harinya? atau saya lebihkan saja ? apa itu tdk apa?
    2. masih mengenai meng-qada . kalau misalnya saya blm mmbayar puasa ramadhan 3 tahun yg lalu. apa masih bisa d qadha skrg? apa tidak apa2?

    tolong d jawab ya ustad, soalnya saya masih ank sekolah, jd msh kurang mengeti gitu. hehe. makanya puasa yg lalu2 blm jg saya bayar. saya pengen bayar , ngelunasinya skrg. d bls y ustad.
    trima kasih. kalo bisa jwbnya d email yahoo saya saja y ustad, soalnya saya nggk tau ustad blsnya dmn. thnks

    kalo komentator lain jg mengerti, boleh ikutan jwb. biar saya tambah ngerti. thanks
    =========
    1. boleh saja dkira2…yg paling yakin brapa hari kurangnya….2…..tidak mengapa dah lewat bertahun2pun…wallohu’alam..

    Komentar oleh fiiya | 23 Juni 2011

  18. Kalau tdk mampu bayar fidyah bgmna? misal nya org yg sdh tua renta tdk mampu berpuasa tp juga tdk mampu byr fidyah, khan sdh tua, tdk punya penghasilan.

    Komentar oleh GATOT | 12 Agustus 2011

  19. kejawab prtanyaan saya dr artikel ini…mksh yah.

    Komentar oleh Nurul Imama | 15 Agustus 2011

  20. Bagus Artikelnya, semoga bermanfaat untuk umat…Amien.

    Komentar oleh Gus Mido | 31 Agustus 2011

  21. Ustad saya blom habis mengganti puasa tahun 2010 krna nifas selama 30 hri … Bgaimana hukumnya ustad. Terimakasih…

    Satu lg ustad saya ingin bertanya suami sya tidak sholat jumat d karenakan mengganti teman yg d igd…. Sdgkan teman yg d igd pergi krna tidak mau meninggalkan sholat jumat.. Bagaimana ya ustad ini hukumnya….

    Komentar oleh Eka Permata | 30 Maret 2012

  22. Assalamualaikum.wr.wb
    bpk.ustadz,istri saya punya hutang puasa tahun kemarin krn haid,blum sempat mengqodhony smpai saat ini,dan skarang sdang hmil 8 bulan.smentra 2blan lg insaalloh bulan ramadhan lg.pertanyaanya:
    1.apakah hrs membyar fidyah?
    2.apkah membyar fidyah n mengqodhony?
    trimaksh..
    wassalamualaikum.wr.wb

    Komentar oleh dian jatmiko | 2 Juni 2012

  23. cukup membayar fidyah sebanayk puasa yang ditinggalkan…

    Komentar oleh yuari | 20 Juni 2012

  24. artikel islam yang menarik mas…

    http;//invianet.wordpress.com

    Komentar oleh idhe novian | 23 Juni 2012

  25. assalamu alaikum wr.wb.
    pak ustad sy mau tanya, gmn jk punya hutang puasa karena nifas. sedangkan puasa itu blm d ganti sampai ramadhan tiba. apa hrs membayar fidyah? berapakah ukurannya? trimakasih sebelumnya.

    Komentar oleh an-nida | 25 Juli 2012

  26. assalamu’alaikum wr wb pak ustad,,, ibu’ saya sring batuk ngluarkan darah, kami khawatir kalo dia puasa, nah sebnyak berapa kilo mw dibayar fidyah ama orang miskin kalo sebulan penuh, mohon komentarnya semua pengnjung, kalo bisa minta cara ngobatinnya juga

    Komentar oleh sumbari | 28 Juli 2012

  27. Makasih atas jawabanya ust… tapi kalo pake uang bisa ga ust? mksh

    Komentar oleh gurukul | 10 Agustus 2012

  28. assalamu’alaikum wr.wb
    afwan ustadz,, apa hukum bg org yang mampu berpuasa, tetapi tidak sempat mengqada sampai dtg ramadhan berikutnya????
    apakah tidak ada cara membyarnya ustadz???
    terima kasih.

    Komentar oleh nike mustika | 13 Agustus 2012

  29. jadi gmn ustad wanita nifas apa cm blh plh slh st antara qodho n byar fidyah ato mengerjakan keduanya

    Komentar oleh Temy Badiuzzaman | 14 Agustus 2012

  30. Assalamualaikum pak ustad

    Saya mau tanya,ukuran fidyah untuk 1 hari jika dibayar dengan beras hitungannya brp kg/hari???

    Makasih pak ustad

    Wassalam

    Komentar oleh dian | 15 Agustus 2012

  31. Wow, I love your writing style. It’s distinctive compared to a large amount of other people that author on the world wide web.

    Komentar oleh electronic cigarette company blackburn | 2 November 2012

  32. Your writing technique is unique, I enjoy it.

    Komentar oleh how to pass a drug test ways to pass a drug test pass a drug test | 8 November 2012

  33. However, with every cigarette stick they smoke, they put in massive amounts of chemicals inside
    their body. You can also find cartridges that have natural mixes without nicotine.
    This article, the best article ever, kindly provided by Uber – Articles.

    Komentar oleh Terra | 1 Maret 2013

  34. I could feel my fitness levels deteriorating which affected my gym sessions and
    my performance in bed. Not merely do cigarettes taste bad, they really
    are filthy. The oral health effects of smoking cigarettes include an increased risk
    of periodontal disease, and mouth and throat cancers.

    Komentar oleh E cigarette reviews consumer reports | 26 Mei 2013


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: