Yuari_Official Website

Ayo kawan, berbagi untuk negeri… ^_^

Beda Hadits Qudsi dengan Al-Quran

Hadits Qudsi berasal dari kata quds yang berarti menyucikan Allah. Hadis Qudsi ialah hadis yang oleh Nabi saw. disandarkan kepada Allah. Maksudnya Nabi meriwayatkannya bahwa itu adalah kalam Allah. Maka rasul menjadi perawi kalam Allah ini dari lafal Nabi sendiri. Bila seseorang meriwayatkan hadis qudsi maka dia meriwayatkannya dari Rasulullah SAW dengan disandarkan kepada Allah, dengan mengatakan:

`Rasulullah SAW mengataklan mengenai apa yang diriwayatkannya dari Tuhannya`, atau ia mengatakan:

`Rasulullah SAW mengatakan: Allah Ta`ala telah berfirman atau berfirman Allah Ta`ala.`

Contoh yang pertama:

`Dari Abu Hurairah Ra. Dari Rasulullah SAW mengenai apa yang diriwayatkannya dari Tuhannya Azza Wa Jalla, tangan Allah itu penuh, tidak dikurangi oleh nafakah, baik di waktu siang atau malam hari.`

Contoh yang kedua:

`Dari Abu Hurairah Ra, bahwa Rasulullah SAW berkata: ` Allah ta`ala berfriman: Aku menurut sangkaan hamba-Ku terhadap-Ku. Aku bersamanya bila ia menyebut-Ku.bila menyebut-KU di dalam dirinya, maka Aku pun menyebutnya di dalam diri-Ku. Dan bila ia menyebut-KU dikalangan orang banyak, maka Aku pun menyebutnya di dalam kalangan orang banyak lebih dari itu.`

Perbedaan Quran dengan Hadis Qudsi

Ada beberapa perbedaan antara Quran dengan hadis qudsi yang terpenting di antaranya ialah:

  1. Al-Quranul Kariam adalah kalam Allah yang diwahyukan kepada Rasulullah dengan lafalnya. Dan dengan itu pula orang arab ditantang, tetapi mereka tidak mampu membuat seperti Quran itu, atau sepuluh surah yang serupa itu, bahakan satu surah sekalipun. Tantangan itu tetap berlaku, karena Quran adalah mukjizat yang abadi hingga hari kiamat.. sedang hadis qudsi tidak untuk menantang dan tidak pula untuk mukjizat.

  2. Al- Quranul karim hanya dinisbahkan kepada Allah, sehingga dikatakan: Allah ta`ala telah berfirman, sedang hadis qudsi terkadang diriwayatkan dengan disandarkan kepada Allah, sehingga nisbah hadis qudsi kepada Allah itu merupakan nisbah yang dibuatkan. Maka dikatakan: `Allah telah berfirman atau Allah berfirman.` Dan terkadang pula diriwayatkan dengan disandarkan kepada Rasulullah SAW tetapi nisbahnya adalah nisbah khabar, karena Nabi yang menyampaikan hadis itu dari Allah, maka dikatakan: Rasulullah SAW mengatakan mengenai apa yang diriwayatkan dari Tuhannya.

  3. Seluruh isi Quran dinukil secara mutawatir, sehingga kepastiannya sudah mutlak. Sedang hadis-hadis qudsi kebanyakannya adalah khabar ahad, sehingga kepastiannya masih merupakan dugaan. Ada kalanya hadis qudsi itu sahih, terkadang hasan (baik ) dan terkadang pula da`if (lemah).

  4. Al-Quranaul Karim dari Allah, baik lafal maupun maknanya. Maka dia adalah wahyu, baik dalam lafal maupun maknanya. Sedang hadis qudsi maknanya saja yang dari Allah, sedang lafalnya dari Rasulullah SAW. Hadis qudsi ialah wahyu dalam makna tetapi bukan dalam lafal. Leh sebab itu, menurut sebagian besar ahli hadis diperbolehkan meriwayatkan hadis qudsi dengan maknanya saja.

  5. Membaca Al-Quranul Karim merupakan ibadah, karena itu ia dibaca di dalam salat. `Maka bacalah apa yang mudah bagimu dari Qur`an itu`(QS. Al-Muzzammil: 20).

Nilai ibadah membaca Quran juga terdapat dalam hadis:

`Barang siapa membaca satu huruf dari Quran, dia akan memperoleh satu kebaikan. Dan kebaikan itu akan dibalas sepuluh kali lipat. Aku tidak mengatakan alif lam mim itu satu huruf, tetapi alif satu huruf, lam satu huruf dan mim satu huruf`.

Sedang hadis qudsi tidak disuruhnya membaca di dalam salat. Alllah memberikan pahala membaca hadis qudsi secara umum saja. Maka membaca hadis qudsi tidak akan memperoleh pahala sperti yang disebutkan dalam hadis mengenai membaca Quran bahwa pada setiap huruf akan mendapatkan kebaikan.

Iklan

1 September 2008 - Posted by | Hadist

4 Komentar »

  1. punten, ana copy ilmuna ya…
    mohon diridhokeun..
    jazakalloh..

    Komentar oleh adho | 28 September 2008

  2. Tafadol…dicopy aja….

    Komentar oleh yuari | 30 September 2008

  3. Assalamu alaekum wr.wb. Numpang baca ya bro. Aq lagi butuh bgt neh siraman rohani bro.

    Komentar oleh sahrulpabiccang | 2 Maret 2010

  4. KHUTBAH IDUL FITRI 2010 OLEH IMAM MAHDI AL JABIR

    Ditulis oleh himpass di/pada Oktober 2, 2010

    Itu ayat-ayat Allah, kami membacakannya kepadamu dengan benar, bahwa sesungguhnya kamu benar-benar salah seorang di antara rasul-rasul.

    Wahai sekalian manusia, sudah 10 tahun aku bacakan ayat2 Allah kepadamu, maka sebagian kamu ada yg percaya dan sebagian mereka ada yg mengingkari. Yg percaya mengetahui dan menyadari bahwa yg aku bacakan adalah muthlak ayat2 Allah yg tidak ada keraguan padanya. Yg tidak dicampuri oleh sebarang kitab yg dikarang oleh manusia, baik kitab arab, kitab jawi, kitab kuning atau kitab2 selain AlQur`an yg selalu oleh orang2 yg mengingkari menempatkan kitab2 tsb berdampingan dgn AlQur`an. Dgn kata lain bagi orang2 yg mengingkari, ada bagi mereka kitab selain atau sebelum AlQur`an yg mesti atau wajib mereka perpegangi dgn teguh.

    Atau Adakah kami memberikan sebuah Kitab kepada mereka sebelum Al Quran, lalu mereka berpegang dengan Kitab itu ?

    Ketahuilah olehmu, aku sampaikan Ayat Allah atas perintah Allah, sehingga tidak diterima alasanku untuk mengelak dengan mengatakan: “Maa ana bi qari”, “aku tidak bisa bahasa Arab”, “aku tidak pandai ilmu tafsir”, “aku tidak ahli nahwu” dan sebarang kata untuk menghindar. Maka bagi yg percaya tidak sedikitpun mereka ragu dengan apa yg aku bawakan berupa keterangan2 yg jelas yakni AlQur`an. Tidaklah orang beriman banyak bernyata atau bertanya ketika aku sedang menyampaikan AlQur`an dgn perkataan, “ini cerita orang dulu Pak Jubeir…” atau “dhamirnya ini kemana Pak Jubeir…”, bahkan mereka tersungkur sujud berserah diri dengan pengakuan dihadapanku bahwa tidak ada Tuhan melainkan Allah dan Muhammad Utusan Allah. Asyhadu an laa ilaaha illallaahu wa Muhammadar rasuulallaah.

    Bagi yg mengingkari, AlQur`an yg aku bacakan menjadi kebimbangan dan keraguan yg menggelisahkan, shg AlQur`an bagi mereka menjadi kegelapan. Aku seru mereka dgn AlQur`an bagaikan menyeru dari tempat yg sangat jauh.

    Dan Jikalau kami jadikan Al Quran itu suatu bacaan dalam bahasa selain Arab, tentulah mereka mengatakan: “Mengapa tidak pernah dijelaskan ayat-ayatnya?” apakah yang membacakannya orang selain Arab sedangkan ini Bahasa Arab? Katakanlah: “Al Quran itu adalah petunjuk dan penawar bagi orang-orang mukmin. dan orang-orang yang tidak beriman pada telinga mereka ada sumbatan, sedang Al Quran itu suatu kegelapan bagi mereka. mereka itu adalah (seperti) yang dipanggil dari tempat yang jauh.

    Aku bacakan AlQur`an kepadamu sekalian dengan kekuatan Allah yg tiada menandingi kekuatannya oleh manusia manapun dimuka bumi ini, walau mereka menuntut ilmu sampai kenegri Arab dgn berbagai gelar dunia atau sampai alam gaib, sekalipun mereka bersatu dgn para jin. Maka degarkanlah baik2 ayat2 Allah yg aku bacakan kepadamu sekalian dan terimalah! Percayalah!, baik dengan suka atau terpaksa. Dogma dan doktrin agama yg kamu telah dapatkan sedari nenek moyangmu, yg dipelajari dari sekolah2 dgn memakai kitab2 yg dikarang dan dibuat2 manusia mengakibatkan timbulnya keyakinan, perkataan sampai perbuatan yg bunyinya, “dgn mempelajari kitab2 sekolah itu barulah bisa mengerti ayat2 Allah atau AlQur`an”. Dgn kata lain, mereka menyakini bahwa, kitab2 yg mereka pelajarilah yg menerangkan AlQur`an. Pada hal AlQur`anlah yg menjelaskan segala sesuatu serta sebagai petunjuk dan rahmat bagi yg percaya.

    Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal. Al Quran itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, akan tetapi membenarkan yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman.

    Alaahu akbar 3x walillaahilhamd

    Itu ayat-ayat Allah, kami membacakannya kepadamu dengan benar, bahwa sesungguhnya kamu benar-benar salah seorang di antara rasul-rasul.

    Wahai jama’ah shalat ‘idul fithri yg di rahmati Allah. Aku bacakan kepadamu AlQur`an ini dengan sebenar2nya, agar kamu berpegang teguh padanya karena ini adalah Kalam Tuhanmu, bahwa sesungguhnya kamu benar2 salah seorang diantara rasul-rasul itu. Apakah kamu percaya Kalam Tuhanmu ini dengan ikhlash?! Akupun tau bahwa amat berat mempercayainya. Sebahagian akan mengatakan: “mustahil ini bisa terjadi”, “ini mengada-ada”, “ini sihir yg nyata” dan sebarang perkataan keraguan bahkan pengingkaran. Namun ingatlah olehmu sekalian bahwa dikalangan kamu ada rasul Allah. Yg ia lebih mengikuti perkataan Tuhannya dari pada perkatan manusia dimuka bumi ini, walau semua manusia dimuka bumi ini telah sepakat dgn kata2 pada kitab selain AlQur`an yg disejajarkan mereka dgn AlQur`an karena ada ayat2 Alqur`an didalamnya.

    Bagi kamu yg percaya dgn ikhlash, maka benarlah kerinduanmu pada rasul Allah kecintaanmu kepada Rasul Allah dan benarlah kamu sedang berada diatas jalan yang lurus. Kamulah orang2 yg cerdas walaupun kamu tak pernah duduk dibangku sekollah, tak pernah kenegri Arab apalagi tau Bahasa Arab.

    Dan Ketahuilah olehmu bahwa di kalanganmu ada Rasulullah. kalau ia menuruti kemauanmu dalam beberapa urusan benar-benarlah kamu mendapat kesusahan, tetapi Allah menjadikan kamu ‘cinta’ kepada keimanan dan menjadikan keimanan itu indah di dalam hatimu serta menjadikan kamu benci kepada kekafiran, kefasikan, dan kedurhakaan. mereka Itulah orang-orang yang mengikuti jalan yang lurus,

    Sebaliknya kamu ragu2 bahkan tidak menerima atau tidak percaya pada kalam Tuhanmu ini, walaupun kamu sudah jadi professor dalam bidang agama, sudah dipanggil ustad, kiayi, shekh, guru dsb, sudah pergi mengelilingi bangunan tua di Mekkah dgn disuntik babi berkali2 yg diberi gelar haji jika sudah pulang, ketahuilah olehmu kamu sedang dalam keadaan jahiliyah yg nyata. Na’udzubillaah, tsumma na’udzubillaahi min dzaalik.

    Kedatangan Rasul Allah yang membawakan berita besar (naba` – nabi) ditandai dgn bertashbihnya segala apa yg dilangit dan dibumi kepada Allah sang Pencipta yg mendatangkan Rasul itu. Tapi oleh orang2 mengatakan musibah atau bencana alam. Kedatangan para pembawa berita besar (naba`- nabi) pada suatu negri ditandai dengan disempitkan dan menderitanya penduduk suatu negri itu, karena kebanyakan penduduk negri itu yg mendustakan dan mengingkari Rasul pembawa berita besar tsb.

    Kami tidaklah mengutus seseorang nabipun kepada sesuatu negeri, (lalu penduduknya mendustakan nabi itu), melainkan kami timpakan kepada penduduknya kesempitan dan penderitaan supaya mereka tunduk dengan merendahkan diri.

    Namun seandainya penduduk negri itu menerima dan percaya dgn apa yg diturunkan Allah, yg berupa anak manusia sebagai nikmat Allah yg paling besar, yg diminta2 oleh manusia baik yg berada dilangit dan bumi setiap waktu, maka nikmat tuhan kamu yg mana lagi yg kamu dustakan?!

    Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, Pastilah kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan, Maka kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.

    Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

    Semua yang ada di langit dan bumi selalu meminta kepadanya setiap waktu, dia dalam kesibukan.

    Maka nikmat Rabb-mu yang manakah yang kamu dustakan?

    Allaahu akbar 3x walillaahilhamd

    Itu ayat-ayat Allah, kami membacakannya kepadamu dengan benar, bahwa sesungguhnya kamu benar-benar salah seorang di antara rasul-rasul.

    Rasul-rasul itu kami lebihkan sebagian (dari) mereka atas sebagian yang lain. di antara mereka ada yang Allah berkata-kata (langsung dengan dia) dan sebagiannya Allah meninggikannya[158] beberapa derajat. dan kami berikan kepada Isa putera Maryam beberapa mukjizat serta kami perkuat dia dengan Ruhul Qudus[159]. dan kalau Allah menghendaki, niscaya tidaklah berbunuh-bunuhan orang-orang (yang datang) sesudah rasul-rasul itu, sesudah datang kepada mereka beberapa macam keterangan, akan tetapi mereka berselisih, Maka ada di antara mereka yang beriman dan ada (pula) di antara mereka yang kafir. seandainya Allah menghendaki, tidaklah mereka berbunuh-bunuhan. akan tetapi Allah berbuat apa yang dikehendaki-Nya.

    Allaahu akbar 3x walillaahilhamd

    254. Hai orang-orang yang beriman, belanjakanlah (di jalan Allah) sebagian dari rezki yang Telah kami berikan kepadamu sebelum datang hari yang pada hari itu tidak ada lagi jual beli dan tidak ada lagi syafa’at[160]. dan orang-orang kafir Itulah orang-orang yang zalim.

    255. Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan dia yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi[161] Allah meliputi langit dan bumi. dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha besar.

    256. Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); Sesungguhnya Telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut[162] dan beriman kepada Allah, Maka Sesungguhnya ia Telah berpegang kepada buhul tali yang amat Kuat yang tidak akan putus. dan Allah Maha mendengar lagi Maha Mengetahui.

    257. Allah pelindung orang-orang yang beriman; dia mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran) kepada cahaya (iman). dan orang-orang yang kafir, pelindung-pelindungnya ialah syaitan, yang mengeluarkan mereka daripada cahaya kepada kegelapan (kekafiran). mereka itu adalah penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.

    MEDAN-SUMATRA UTARA – INDONESIA

    Komentar oleh himpass | 4 Oktober 2010


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: