Yuari_Official Website

Ayo kawan, berbagi untuk negeri… ^_^

DOUBLE LOOP PROBLEM SOLVING ; Pengambilan Keputusan

Pengambilan keputusan menyangkut proses mempertimbangan berbagai macam pilihan, yang akhirnya akan sampai pada suatu kesimpulan atas pilihan yang akan diadopsi. Pada saat suatu kelompok diminta untuk membuat keputusan, mereka berusaha untuk mencari konsensus, yang dalam hal ini berarti setiap partisipan, paling tidak, dapat menerima pilihan yang telah diambilnya.

Suatu masalah adalah suatu kesenjangan yang tidak diinginkan antara kondisi yang diinginkan dengan kondisi aktual dari sesuatu yang dianggap penting. Penyebab dari masalah itu sendiri dapat sesuatu yang diketahui atau sesuatu yang tidak diketahui.

Pemecahan masalah menyangkut diambilnya suatu tindakan korektif untuk menutup kesenjangan masalah dengan menghilangkan atau memindahkan penyebab masalah. Oleh karena itu untuk mencapai pemecahan masalah yang tuntas diperlukan identifikasi semua penyebab dari masalah tersebut.

Sebagian besar masalah dapat diketahui penyebab langsungnya, yang jarak waktunya relatif dekat dengan efek masalah yang dihasilkannya. Penyebab langsung ini lebih jelas, dan oleh karena itu lebih mudah dideteksi. Namun demikian, ada juga penyebab yang berada pada aras yang lebih tinggi yang merupakan akar dari penyebab dari masalah yang signifikan. Akar masalah ini berada dalam jarak dan waktu yang lebih jauh, oleh karena itu lebih sulit untuk dideteksi.

Pendekatan Double-Loop Problem Solving, yang disarankan di sini mengakomodasi adanya perbedaan aras dari penyebab suatu masalah, termasuk mekanisme bagaimana sampai terjadi suatu masalah. Oleh karena itu mahasiswa perlu bekerja pada dua loop pemecahan yang berbeda, tetapi saling terkait.

Loop solusi 1 ditujukan untuk mendeteksi penyebab masalah yang paling langsung, dan kemudian merancang dan menerapkan solusi sementara.

Loop solusi 2 berusaha untuk menemukan penyebab yang arasnya lebih tinggi, dan kemudian merancang dan mengimplementasikan solusi dari akar masalah.

Banyak dari masalah tersebut yang tidak dapat menunggu sampai ditemukan solusi atas akar masalah, dan perlu solusi sementara yang segera. Kadang-kadang, solusi sementara tersebut sudah cukup memadahi, khususnya jika solusi tersebut tidak mahal untuk diimplementasikan, atau tidak menguras sumberdaya penting lainnya. Selain itu, ada banyak kasus yang menunjukkan bahwa solusi sementara dapat efektif sehingga solusi sementara itu akhirnya menjadi solusi permanen dari masalah yang ada. Dalam hal yang terakhir ini berarti tidak ada penyebab masalah tingkat tinggi yang perlu dicarikan solusinya.

Oleh karena itu pendekatan Double-Loop Problem Solving meliputi:

1. Mengidentifikasi masalah, tidak hanya gejalanya (Identifying the problem, not just the symptoms)

2. Mendeteksi penyebab langsung, dan secara cepat menerapkan solusi sementara (Detecting direct causes, and rapidly applying temporary solutions)

3. Mengevaluasi keberhasilan dari solusi sementara (Evaluating the success of the temporary solutions)

4. Memutuskan apakah analisis akar masalah diperlukan, jika ya (Deciding if root cause analysis is needed; and if so)

5. Mendeteksi penyebab masalah yang arasnya lebih tinggi (Detecting higher level causes; and)

6. Merancang solusi akar masalah (Designing root cause solutions)

Masalah dapat dievaluasi atas dasar tingkat kepentingannya dan kemungkinan dari tingkat kompleksitas solusinya. Penting-tidaknya suatu masalah ditentukan oleh biaya (finansial atau pun non finansial) yang akan muncul jika masalah tetap tidak dipecahkan. Kompleksitas tergantung pada jumlah variabel yang saling terkait dan ketertarikan pada solusi yang kemungkinan akan diterapkan.

Kelompok perlu terlibat dalam pemecahan masalah manakala masalah memang cukup penting dan jika jelas diketahui bahwa satu orang sendirian tidak akan dapat mengembangkan atau mengimplementasikan suatu solusi yang memuaskan. Sebaliknya, masalah yang tidak penting tidak perlu investasi dalam bentuk aktivitas pemecahan masalah secara kelompok.

Dengan demikian, mahasiswa yang mengikuti pelatihan ini akan mampu memiliki ketrampilan untuk mengelola pemikirannya, sehingga mampu melakukan proses pemecahan masalah maupun pengambilan keputusan. Hal ini sangat penting karena pada awal masa perkuliahan mahasiswa dihadapkan pada berbagai macam pilihan dari yang paling sederhana sampai dengan yang paling rumit. Oleh karena itu dibutuhkan suatu ketrampilan untuk menentukan prioritas aktivitas sekaligus pemecahan berbagai macam permasalahan yang dihadapinya.

Iklan

26 April 2008 - Posted by | Mutiara Kata, Uncategorized

7 Komentar »

  1. saya sedang menyusun skripsi yang menjelaskan tentang penerapan pendekatan DLPS dalam pembelajaran matematika. Saya mohon bantuannya Mas Yuari… Saya membutuhkan Buku yang dapat menjunjang skripsi saya yang di dalam bukunya tercantum DLPS.Saya mohon bantuannya…Thank’s Before

    Komentar oleh Norlina Kamilah | 4 Mei 2010

  2. bang kira2 lesson plan gmn ya……..?
    kebetulan sy lg nyusun skripsi bahasa inggris dgn metode DLPS….
    mohon info’y ke uzroell_boy@ymail.com

    Komentar oleh asrul | 19 Januari 2012

  3. bang,judul bukunya apa? apa udah diterbitkan di tokonya?
    soalnya saya perlu buku itu, tolong dibantu ya bang.

    Komentar oleh rizka andari | 15 Maret 2012

  4. Mas Yuari, saya sedang menyusun skripsi tentang implementasi pendekatan DPLS dalam pembelajaran matematika. Mohon bantuannya mas mengenai referensi ataupun buku yang membahas tentang DPLS. Terima kasih sebelumnya…

    Komentar oleh Dany Oktanianty | 26 Maret 2012

  5. sumber relavannya ada gak kak?
    kalau ada, aku minta judul bukunya saja ya kak
    thaks

    Komentar oleh leonardusganggasetiyanto | 9 Oktober 2012

  6. Mas Yuari yth, saya sangat membutuhkan model DLPS ini judul bukunya apa? mohon bantuannya, terima kasih

    Komentar oleh indrati | 14 Desember 2012

  7. […] Yuari .(2009).Double Loop Problem Solving – Pengambilan Keputusan. [Online]. Tersedia: https://yuari.wordpress.com/2008/04/26/double-loop-problem-solving-pengambilan-keputusan/ […]

    Ping balik oleh Metode Double Loop Problem Solving | Toras : Share Knowledge! | 6 Februari 2014


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: