Yuari_Official Website

Ayo kawan, berbagi untuk negeri… ^_^

Lembaga Sensor Film Harus Tetap Ada

877_thumb.jpgBeberapa bulan terakhir beberapa sineas muda dan feminis melakukan tuntutan untuk menolak/membubarkan lembaga sensor film (LSF) Indonesia. Saya melihat dari para pemain film itu ada artis yang saya pikir cukup cerdas, tapi sayang kecerdasannya tak melebihi batas kemanusiaanya. Akibatnya pola pikir yang berkembang berada dibawah derajat manusia.

Beberapa alasan para penuntut pembubaran LSF (padahal di Amerika saja ada lembaga sensornya) adalah membatasi kreatifitas ”seni”, menafikan kecerdasan masyarakat Indonesia…dll. Saya jadi bertanya-tanya, apa kira-kira ”seni” yang dimaksud? Apakah yang namanya seni harus berciuman, beradegan mesum, menampakan ke-sexi-an seseorang (rendah sekali selera seninya!). Saya malah berpikir, apakah mereka paham tentang apa itu seni sebenarnya? Jangan-jangan mereka tidak mengerti……lucu juga ya…..mengaku seniman, tapi tak tahu seni…..aneh bin ajaib para seniman kita. Saya lebih sepakat mereka kita namakan sebagai perusak seni (dengan mengatasnamakan kreatifitas seni).

Di sebuah media, Dian Sastro (salah satu aktris pendukung pembubaran LSF) mengatakan ”LSF menafikan kecerdasan masyarakat Indonesia dalam mengkonsumsi Film…”. pertanyaannya adalah sudahkah ada survey tentang kecerdasan masyarakat Indonesia? Setau saya, dari berbagai survey yang pernah dilakukan bangsa kita termasuk yang rendah tingkat pendidikannya? Saya pikir sebelum mengeluarkan tesis, harus ada bukti yang mendukung dan tidak asal bicara………..saya bukanya benci dengan Dian Sasto, bahkan dulu saya simpati dengan berbagai film yang dulu dibintanginya, elegan. Tapi sekarang ya….. ma’af , termasuk sineas yang lain….juga seperti itu….

Kalo saya punya saran, semoga seniman dan sineas kita mampu menciptakan karya yang dapat melakukan edukasi kepada masyarakat dan bukan merusaknya……lihat saja akibat ”kreatifitas seni itu” banyak kasus pemerkosaan, pencabulan (termasuk pelaku dan korbannya, dewi persik), penyimpangan seksual dll…….saya pikir kedepan para seniman dan sineas kita harus lebih cerdas…..

Iklan

17 Februari 2008 - Posted by | Kisah Inspirasiku

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: