Yuari_Official Website

Ayo kawan, berbagi untuk negeri… ^_^

Warna Bulu Badan Sapi Silangan

Pada sapi PO, warna bulu badan putih abu-abu baru muncul ketika lepas sapih dan menjadi semakin besar kemungkinan munculnya pada saat umur yearling. Pada sapi SIMPO, terjadi variasi warna yang beragam. Pada sapi LIMPO, variasi warna bulu badannya hanya coklat tua dan coklat putih. Warna bulu badan sapi SIMPO yang paling dominan munculnya saat lahir dan semakin dominan ketika sapi semakin tua adalah merah bata. Warna merah tua yang jarang muncul pada saat sapi lahir, menjadi semakin banyak muncul pada saat sapi lepas sapih karena ada sapi yang mengalami perubahan warna menjadi merah tua saat lepas sapih dari coklat muda saat lahir.Sapi yang asalnya mempunyai warna bulu badan merah tua ini, ketika mulai mendekati umur yearling, sebagian akan berubah menjadi  warna doreng, yaitu campuran garis-garis tak beraturan dari warna putih, abu-abu, merah bata, merah tua, hi tam dan kuning tua. Warna bulu badan putih kekuningan yang dominan munculnya sama dengan warna merah bata saat sapi SIMPO lahir, sebagian besar berubah menjadi warna doreng dan merah bata.Pada sapi LIMPO, warna bulu badan yang dominan dari lahir sampai yearling adalah coklat tua. Warna coklat putih yang sering muncul saat lahir, menjadi lebih sering muncul pada saat sapi mencapai umur yearling. Dalam jumlah kecil, ada sapi LIMPO yang saat lahir mempunyai warna bulu badan putih (seperti PO), tetapi semua nya akan berubah menjadi coklat putih setelah sapi mencapai umur yearling.            Terjadinya variasi dan perubahan terhadap warna bulu badan sapi silangan ini, menjadi pertimbangan penting dalam ikut menentukan sebaiknya sapi silangan yang mana, SIMPO atau LIMPO, yang cocok dikembangkan di daerah DR atau DT, karena Gebremedhin (1984) dan Robertshaw (1984) menyatakan bahwa warna bulu sapi sangat berpengaruh pada mekanisme pengaturan temperatur tubuh sapi hubungannya dengan pengaruh panas lingkungan ; sapi yang bulunya cenderung ke arah warna gelap, lebih cocok dikembangkan di daerah berintensitas sinar matahari lebih rendah.

10 Januari 2008 - Posted by | A-Pertanian-Peternakan

3 Komentar »

  1. Assalamu’alaikum WrWb
    Saya berminat untuk ternak sapi, mohon bantuannya literatur untuk beternak sapi baik sapi potong maupun sapi perah dan analisis biayanya.
    Jadzakumullaah
    Wassalamu alaikum

    Komentar oleh halim | 18 Desember 2008

  2. search digoogle banyak kok mas

    Komentar oleh yuari | 19 Desember 2008

  3. Assalamu’ alaikum WrWb;
    saya berminat sekali untuk pelihara sapi limosin bisa di bantu ,,
    Wasalamu alaikum

    Komentar oleh agus saryono | 26 Mei 2009


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: